Frengki Kwan

Keluarga Muda, Segera Miliki Perlindungan Sedari Dini

Saat ini, umumnya pasangan muda yang baru menikah cenderung menunda memiliki asuransi jiwa, karena dirasa belum perlu. Mereka justru cenderung menyiapkan berbagai aset lainnya, seperti rumah atau kendaraan. Padahal asuransi jiwa adalah kebutuhan pokok yang berguna untuk melindungi diri Anda serta orang tercinta, yakni pasangan yang baru saja Anda nikahi.

Asuransi jiwa bukan hanya digunakan sebagai perlindungan, tetapi juga sebagai perencanaan untuk keuangan masa depan. Awal pernikahan merupakan masa penting dalam membangun pondasi kesejahteraan keluarga untuk masa yang akan datang. Sebab, makin lama kebutuhan keluarga akan semakin kompleks dengan bertambahnya anak, usia, dan kebutuhan hidup. Maka inilah saatnya bagi Anda yang baru saja membangun keluarga, untuk tidak menunda-nunda dalam merencanakan perlindungan masa depan.

Pernikahan adalah perjalanan hidup yang cukup panjang dan tentunya perlu perencanaan yang baik, agar keluarga yang dibangun berjalan damai sejahtera dan bahagia. Bila sudah memasuki gerbang pernikahan, tentu saja anda harus mempertimbangkan segala sesuatunya guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu diperlukan perencanaan yang matang untuk menghindari risiko tersebut. Bagi Anda pasangan muda yang baru menikah, asuransi jiwa adalah salah satu cara yang terbaik untuk memberikan perlindungan dan proteksi dari risiko-risiko yang ada dalam kehidupan sehingga ketika risiko itupun akhirnya hadir, pasangan Anda dapat terus melanjutkan kehidupannya hingga masa depan.

Manfaat perlindungan keuangan yang didapat akan lebih besar jika Anda memulai program asuransi jiwa sejak dini. Asuransi jiwa lebih ditujukan kepada mereka yang usianya produktif. Tentunya biaya premi saat membeli asuransi jiwa sedini mungkin akan lebih murah atau harganya lebih rendah dibandingkan dengan tahun-tahun berikutnya.

Tak hanya itu saja, dengan memiliki asuransi sedari dini, maka pembayaran premi yang Anda harus bayarkan pun dapat lebih cepat untuk perlindungan seumur hidup. Contohnya seperti saat Anda mengikuti asuransi jiwa pada usia 25 tahun, maka Anda cukup membayar premi selama 10 tahun saja hingga usia Anda menginjak 35 tahun. Dana yang Anda setorkan selama 10 tahun tersebut, ditambah hasil investasinya sudah mencukupi untuk membayar biaya asuransi seumur hidup. Berbeda bagi mereka yang mengikuti saat usia sudah lanjut biasanya harus lebih lama.

Rencanakan masa depan Anda dan pasangan dengan perencanaan terbaik

Oleh karena itu, alangkah baiknya jika Anda segera memulai program asuransi jiwa sedini mungkin untuk memberikan ketenangan dalam hidup Anda.